PLESIRAN TEMPO DOELOE
MULTATULI di LEBAK
Satoe kisah melegenda jang begitoe dipoedjiken di negerij Belanda, namoen terasa amet "hampa" di tempat kedjadiannja, di Lebak. Kota Rangkas-bitoeng, sebagi locatie dimana tjeritera itoe terjadi, tjoemah abadiken namanja di sala satoe djalan oetamanja, jakni: Jl.Multatuli dan roeang pertemoean:Aula Multatuli. Soenggoe berbeda dengen di Belanda sono, jang roema tempat ia menetap di Amsterdam dirawat betoel, poen didjadiken museum. Dibikin poela patoeng wadjahnja.
Moendoer ke blakang, tahon 1856. Saorang lelaki, seboet sadja namanja: Max Havelaar, tiba di Lebak dan temoeken kelakoean jang tida adil jang diterbitken oleh penggede lokaal jang berkongsi dengen ambtenaar (pedjabat) setempat. Regent (Bupati) dan Resident (Kepatihan) soeda eksploitatie tenaga dan hatsil boemi para pendoedoek setempat. Lebak jang idjo sawahnja nan soeboer, begitoe miskin dan melarat.
Max tjoeba oentoek merobah keadahan, walopoen actie itoe tida disoekai oleh atasannja (Resident, Gouvernuur-Generaal, dan bahkan Radja Belanda, Koning Willem III). Max bertoegas sebagi Assistent-Resident Lebak, en meroepakan "Saoedara Toea" sang Regent. Akan tetapi Regent/Bupati begitoe djahat kepada rakjatnja en teroes menanggoek oentoeng jang banjak.
Kitaorang bakalan bezoekin roemanja Regent/Bupati Lebak jang roemanja sama precies dengen apa jang kita liet di filmnja: "Max Havelaar", lantas berkoendjoeng ke koeboerannja Raden Adipati Kartanata Nagara (jang bole bikin Toean-Njonja bingoeng, sebab itoe makam biasa sadja, tida saperti makamnja petinggi laen jang ada di Noesantara, itoe makam tampilannja sama dengan makam rakjat biasa, ditempatkan diantara makam rakjat oemoem laennja). Masoep ke halaman dalem roemasakit goena koendjoengin itoe roema Max Havelaar, jang dibiarken dalem conditie menjedihkan. Tentoe sadja kitaorang akan berpotret di papan nama Jl.Multatuli !
(Makan Siang Nyam-Nyam)
(Cemilan Petang & Minum)
(Naik Bus AC White Horse)
(Bulak-Balik aja dari Pagi hingga Petang)
(mulainya jam 07.00, sampe Jakarta lagi
mungkin jam 18.00 sore hari atau 19.00)
Minggu, 13 Januari
Rp.250.000/orang (dua ratus lima puluh)
Kumpul di Gedong NHM (Museum Bank Mandiri) Jakarta Kota jam 07.00
kalo pada ngedaftar PTD ini email ke: adep@cbn.net. id
(adep at cbn dot net dot id)
(adep at cbn dot net dot id)
No comments:
Post a Comment